• HOME
  • IRT Lyfe
  • Parenthood
    • School
    • Ghazi
    • Hanuun
  • NTMS
  • Review
  • Marriage
  • Freebies

rachmah inayah



Assalamu'alaikum. Hello guys! Welcome back to my blog! (cita-cita jadi youtuber yang tak kesampaian lol). Postingan kali ini antara serius banget nulisnya, tapi ngga terlalu yakin dan pede juga karena bukan ahli di bidangnya, tapi saya ingin sekali share ini ke teman-teman semua yang mungkin membutuhkannya.

Sebagai intermezzo, saya mau cerita nih. Selama lima tahun saya menikah, dua tahun pertama pernikahan, saya dan suami masih tinggal di rumah orangtua. Begitu tahun ketiga pindah di rumah sendiri, saya dan suami baru saja merasakan gonjang ganjingnya mengatur keuangan. Yang tadinya biaya rumah, listrik, makan sehari-hari, dll. numpang sama orangtua, sekarang harus sendiri. Selain itu, kami berdua bukan tipe yang mudah menghambur-hamburkan uang untuk beli barang branded misalnya. Atau bolak balik beli baju, tas, sepatu. Namun seringkali uang yang ada di ATM kok ya cepat sekali habisnya. Ada apakah gerangan? Oh ternyata setelah ditelusuri, uang yang hilang itu keluarnya ke makanan. Kami senang sekali makan di luar. Seminggu sekali makan di restoran. Setiap hari pasti beli makanan di luar, tidak pernah masak di rumah. Alhasil, sekitar 80% gaji suami habis untuk makan! *prok! prok!prok!* Bravo!

Lalu, gimana dong ya cara mengatasinya? Ya mau ngga mau harus rembukan dulu ya. Diskusi segala macam tentang perintila mengatur keuangan rumah, dan terkadang diselipi trial and error di bulan-bulan pertama karena belum terbiasa dengan pengeluaran yang ada. Belum tahu tuh listrik sebula itu habisnya berapa, belum tahu kalau makan sebulan itu habisnya berapa, belum lagi kalau sekali-kali diselingi makan di luar. Ya sempat aja di suatu masa di akhir bulan uang sudah tiris menipis, lalu merogoh segala kantong, berharap ada kepingan koin atau bahkan lembaran biru atau merah terselip di sana. Hahaha kalau dipikir-pikir waktu itu perjuangan amat ya. Alhamdulillah sekarang keadaan jauh lebih baik dan bisa mengatur dengan cukup baik.

Nah berikut ini saya jelaskan satu per satu langkah-langkahnya. Smeuanya ini saya dapat dari berbagai sumber ya, ada yang dari ceramah finansial keluarga, Instagram story orang-orang, dan yang paling penting sih pengalaman sendiri:

1. Tentukan dulu siapa manager dan pelaksana keuangannya.

Siapa yang mau mengatur keuangan di rumah? Apakah istri atau suami atau keduanya? Ada ya tipe keluarga yang keuangannya diatur semua oleh istrinya. Jadi setelah gajian, semua gaji ditransfer ke istri, dan istri bebas mengatur. Atau sebaliknya, suami yang sepenuhnya mengatur dan bayar, istri hanya mendapatkan yang jadi jatahnya saja. Ada juga yang seperti saya, istri dan suami bersama-sama mengatur.

Sebelum gajian, biasanya kami berembuk dulu. Pemasukan bulan ini akan dialokasikan kemana saja dan besarnya berapa. Setelah daftar pos-pos sudah ada, waktunya membagi tugas. Siapa yang akan membayarkan ini semua? Semisal saya bagian belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket dan kebutuhan memasak di pasar, tabungan, biaya tunjangan anak seperti popok, susu, dan barang-barang anak lainnya. Sedangkan suami bagian membayar listrik, cicilan rumah, iuran sampah dan keamaan komplek. Kami berdua mempertimbangkan ini supaya kami sama-sama tahu menahu soal keuangan di rumah. Jadi begitu defisit bisa cepat ditangani bersama, kalau ada lebihan lumayan kan bisa untuk liburan atau tambahan di tabungan. Selain itu kami tahu betul di masyarakat umum kalau masalah keuangan ini adalah masalah yang rawan konflik. Jikalau kami tahu besaran uang yang keluar dan masuk, insyaAllah bisa mengurangi potensi konflik yang ada.

2. Buat rencana pengeluaran keuangan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, setelah menentukan manager, buat pos-pos pengeluaran.

Misalnya:
1. Pos untuk kebutuhan sehari-hari, terdiri dari:
- Belanja bahan makanan di pasar besarnya Rp 200.000 x 4 kali = Rp 800.000
- Belanja kebutuhan sehari-hari di supermarket/minimarket besarnya Rp 700.000
2. Pos untuk rumah tangga, terdiri dari:
- Listrik besarnya Rp 400.000
- Gas besarnya Rp 100.000
- Air galon Rp 20.000 x 12 galon = Rp 240.000
- Iuran sampah dan keamanan Rp 50.000
- Sevice alat elektronik, semacam cuci AC sebesar Rp 100.000
dan lainnya.

Besarnya pengeluaran tergantung dari masing-masing keluarga. Mungkin ada beberapa ahli perencanaan keuangan yang merekomendasikan persentase tiap pengeluaran. Misalnya besaran cicilan atau hutang maksimal 30% dari penghasilan, tabungan minimal 10%, dan sebagainya. Kalau bisa seperti itu alhamdulillah ya.

Setelah semua selesai, bagi tugas jika suami istri bersama-sama jadi pelaksana.
Oh ya, saya buat contoh tabel pengeluaran rumah tangga di bawah ya. Bisa diisi dan diubah sesuai keinginan, tapi hati-hati jika rumusnya terhapus :)

3. Taruh di amplop untuk pengeluaran yang bersifat tunai/cash (opsional)

Kalau sekarang mudah saja ya kalau mau transaksi ini itu. Makan di restoran tinggal pakai debit. Belanja di supermarket juga begitu. Tapi ya ngga semuanya bisa begitu kan. Seperti belanja di pasar masih harus pakai uang tunai, beli di warung pakai uang tunai. Mau ngga mau kita tetap harus sedia uang tunai di dompet. Kadangkala kalau sudah ambil uang tunai di ATM, tahu-tahu besoknya habis sudah yang ada di dompet. Mengutip dari instagram @annisast, rencananya mau beli air satu galon, kembaliannya lalu untuk beli cemilan, beli yang lainnya. Akhirnya uang kembalian habis. Mau tidak mau, akhirnya ambil uang lagi di ATM. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Saya juga baru tahu soal hal ini dan baru saya coba dalam beberapa bulan ke belakang.

Setelah tahu jelas pos-pos pengeluaran, hitung berapa total pengeluaran yang akan dibayar secara tunai. Lalu ambil uang tunai sejumlah itu, atau jika ragu, bisa ambil setengahnya, atau bisa dihitung per minggu. Misalnya dalam satu minggu total pengeluaran ada Rp 600.000, termasuk biaya makan, ke pasar, dll. Kemudian masukkan uang-uang tersebut ke dalam amlop yang sudah diberi keterangan. Satu amplop untuk makan, satu amplop untuk kebutuhan sehari-hari, satu amplop untuk rumah tangga, dll. Kalau sempat, bisa beli model amplop yang memiliki banyak sekat di dalamnya, namanya amplop akordeon. Kalau ngga, bisa tetap pakai amplop putih biasa.

Amplop akordeon (sumber)

4. Catat pengeluaran sekecil apapun

Ada saja lho orang dengan mobilitas tinggi sehari bisa keliling beberapa tempat. Seringkali, pengeluaran seperti parkir yang hanya Rp 2.000-3.000 ternyata kalau diakumulasi dalam sebulan bisa sampai puluhan ribu. Belum lagi kalau misalnya jalan-jalan di pusat perbelanjaan. Jika satu jam terhitung minimal Rp 3.000, dalam sekali jalan bisa 2 hingga 3 jam, dan sebulan bisa dua atau tiga kali bahkan lebih jalan-jalan, kebayang kan berapa uang yang keluar hanya dari biaya parkir? Karena nominalnya kecil jadi tidak terpikirkan sampai segitunya. Supaya uang tidak lari begitu saja, baiknya dicatat setiap kali transaksi. Atau paling tidak, waktu sebelum tidur bisa dipakai untuk review dalam sehari berapa pengeluaran yang ada.

Salah satu rekomendasi saya adalah dengan memakai aplikasi smartphone. Menurut saya dibanding dengan metode tulis tangan di buku atau input data di tabel excel misalnya, mengisi catatan di aplikasi ini hal paling mudah. Tampilannya user friendly, siapapun bisa mengakses, mudah dan cepat. Salah satu aplikasi kesukaan saya adalah "Expense IQ" yang sudah saya pakai sekitar satu setengah tahun ini.

Expense IQ

Fiturnya ada bermacam-macam. Versi gratisnya, kita bisa memasukkan 3 akun, misal uang tunai, bank, atau sumber keuangan lain. Kemudian pengeluaran bisa diatur sesuai jenis pos pengeluaran yang sudah kita buat sebelumnya. Ada juga fitur Report, yang berarti laporan keuangan dalam sebulan atau waktu yang kita tentukan (custom date range), misalnya pemasukan atau pengeluaran, cash flow, dan saldo. Aplikasi ini juga memungkinan kita untuk membuat rencana pengeluaran per jenisnya lho. Kalau begini akan lebih mudah melihat berapa budget dan uang yang sudah keluar.

Oh ya tapi tidak menutup kemungkinan ya bagi teman-teman lain yang punya aplikasi lebih baik lagi, atau bagi yang senang menulis di buku juga atau di tabel excel juga tidak masalah. Yang penting adalah pencatatan keuangan harus dilakukan secara konsisten.

5. Batasi diri

Hal ini mungkin hal yang paling sulit dari mengatur keuangan rumah tangga. Baru saja gajian, terasa punya banyak uang, lalu dibelikan ini itu padahal belum tentu butuh *ngacaa woy ngacaaaa ngahahaha*. Begitu menjelang akhir bulan, kaget lah bahwa uang hanya tinggal serpihan debu. Yah inilah yang jadi masalah. Kita harus tahu betul jatah pengeluaran sebesar ini. Jika sudah habis, stop. Jangan ambil dari pos yang lain. Jikalau memang terasa sungguh butuh dan tidak ada uang lagi, bisa ambil dari dana darurat. Tapi ini sungguh pilihan terakhir ya. 

Oh ya soal dana darurat dan tabungan harusnya ada bahasan khusus. Berhubung ilmu saya belum mumpuni, jadi saya rekomendasi ke pihak lain yang bisa menjelaskan ya hehehe silakan gugling :D

6. Tinjau ulang rencana dan realisasi pengeluaran

Setelah sebulan mencatat keuangan, lihat lagi dan bandingan dengan rencana pengeluaran yang ada sebelumnya. Apakah sudah sesuai rencana atau malah berlebih? Apakah bisa diubah atau tidak? Jika tidak, atur kembali dengan mengurangi pos-pos yang yang tidak terlalu perlu.

Supaya memudahkan dalam mengatur keuangan, saya lampirkan dokumen Excel yang berisi tabel pengeluaran bulanan dan tahunan. Semoga bermanfaat ya. Kalau ada yang kurang jelas, bisa tulis komentar di bawah, oke.



contoh tabel pengeluaran bulanan


contoh tabel pengeluaran tahunan




Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Assalamu'alaikum!

Freebies berturut-turut datang kembali hehe. Kali ini isinya seputar dunia rumah tangga dan diharapkan dapat mempermudah urusan para irt. Apa aja sih isinya?

Everyday Meal Planner


Planner ini jelas ditujukan untuk merencanakan menu makanan selama seminggu. Setidaknya, dalam satu hari selama seminggu, satu keluarga bisa mendiskusikan ingin makan menu apa. Tentunya yang bisa dimasak oleh koki rumah ehehehe.

Download di sini



Grocery Shopping List

Setelah menuliskan menu apa saja yang akan dibuat, maka langkah selanjutnya adalah belanja keperluan masak-memasak. Hal ini penting banget lho untuk dicatat. Karena dengan mencatat, kita akan terfokus pada daftar belanjaan yang ada, dan yang benar-benar dibutuhkan. Sehingga tidak ada bahan makanan yang terbuang sia-sia, karena semua sudah terpakai sesuai menu makanan yang ada.



Daftar ini saya buat berdasarkan jenis bahan makanan, mulai dari:
- Daging : Daging ayam, sapi, kambing, udang, ikan, dll.
- Sayuran : Wortel, bayam, kangkung, kembang kol, brokoli, dll.
- Bumbu : Cabai, pala, lengkuas, jahe, daun jeruk, dll.
- Buah : pisang, apel, jeruk, dll.
- Lainnya : Tempe, tahu, beras, dll.

Jangan lupa untuk sebisa mungkin menuliskan kuantitas dan harga/perkiraan harga, setelah itu ditotalkan ya. Karena dengan begitu, budget untuk belanja bahan makanan tidak overload. Jikalau ada perbedaan harga terbaru di pasar, perbedaannya tidak terlalu signifikan. 

Silakan download di sini

Baca juga: Tips Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas


Household Shopping List

Nah kalau yang ini, ngga jauh berbeda dengan sebelumnya sih. Hanya saja, biasanya kalau belanja keperluan rumah tangga, (saya sih) lebih sering ke supermarket karena pilihan barangnya yang lebih banyak.


Cara mengisinya sama, di daftar ini ada berbagai jenis perlengkapan seperti :
- Dapur : Minyak goreng, saus sambal, kecap, saus spageti, dll.
- Kamar mandi : Sabun mandi, sikat gigi, odol, sabun bayi, karbol, shampoo, dll.
- Laundry : Sabun cuci baju, pelembut pakaian, dll.
- Lainnya : Wadah bumbu, popok bayi, dll.

Silakan disebutkan mereknya ya kalau mau menulis daftarnya (gausah disuruh kalek!) hahaha.

Oh iya, sama juga, usahakan untuk menuliskan kuantitas dan harga/perkiraan harga, kemudian ditotalkan. 

Boleh, download di sini


YAK SELESAI! Semoga bermanfaat yaa buibuu. Silakan disebarluaskan jikalau dirasa bermanfaat bagi diri dan orang lain hehe. Terima kasiiihh

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar



Wah wah wah sungguh! Ramadhan membuatku jadi lebih produktif! Alhamdulillah.. Itu sekarang, ngga tahu nanti lol. Semoga ngga jadi wacana.
Okee back to topic! Kali ini bertemu lagi dengan gratisan yang lain yaitu

Ramadhan Activity Pack vol 1

Berasa mau menerbitkan sekuel yang lain padahal ngga tahu bisa apa ngga hahaha. Yah namanya niat baik harus dilakukan yaa, semoga nanti bisa terealisasi.

Free printable kali ini menghadirkan daftar kegiatan selama di bulan Ramadhan. Sesungguhnya, daftar ini terinspirasi dari doodle khas a la productivemuslim.com, bisa dicek ke situsnya langsung ya. Sementara saya berikan cuplikan inspirasinya tentang daftar kegiatan di bulan Ramadhan, mungkin di lain waktu saya bisa membahasnya satu per satu.

Berawal dari daily task seperti itu, kita juga bisa ikut buat versi diri sendiri. Apa yang ingin kita raih selama Ramadhan ini, apa yang ingin dipelajari, apa yang ingin didapat. Semoga dengan segala sesuatu yang direncanakan di awal, menjadikan kemudahan bagi kita dalam membuat Ramadhan kali ini lebih baik lagi.




Kemudian, Ramadhan tidaklah lepas dari ibadah harian, seperti ibadah wajib, ibadah sunnah, serta membaca dan mengkaji Al-Qur'an. Daftar checklist di bawah ini memang tidak terlalu lengkap, tapi bisa cukup menggambarkan bagaimana kita bisa berusaha melengkapi daftar tersebut sebaik mungkin #ntms

“Pada awal malam bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin jahat dibelenggu, pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Pintu surga dibuka, tidak ada satu pintu pun yang ditutup. Kemudian Allah menyeru: ‘wahai penggemar kebaikan, rauplah sebanyak mungkin, wahai penggemar keburukan, tahanlah dirimu’.  Allah pun memberikan pembebasan dari neraka bagi hamba-Nya. Dan itu terjadi setiap malam” (HR. Tirmidzi 682, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)



“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad 2: 305)
Berdasarkan hadits tersebut maka daftar doa ini dibuat. Di sini, kita bisa menuliskan sebanyak apapun doa yang diinginkan. Kemudian dibaca berulang kali, terutama di waktu mustajab.



Oke deh, untuk yang mau langsung download dan print bisa ke sini yaa:

Ramadhan Daily Task
Ramadhan Checklist
Ramadhan Dua List

Baca juga : Ramadhan Meal Planner

Semoga bermanfaat dan jika mau dishare juga boleh bangeet, insyaAllah jadi ladang amal kita bersama.


Sumber hadits:
https://rumaysho.com/11185-tiga-waktu-terkabulnya-doa-di-bulan-ramadhan.html
https://muslim.or.id/1334-12-hadits-lemah-dan-palsu-seputar-ramadhan.html
Share
Tweet
Pin
Share
12 komentar


Assalamu'alaikum!

Sudah kurang dari dua minggu lagiii insyaAllah kita akan bertemu dengan bulan Ramadhan. Duuh siapa yang ngga sabaar? Alhamdulillah.

Nah sekarang ini saya ter-insight untuk membuat free printable tentang Ramadhan, yang pertama adalah Ramadhan Meal Planner. Printable ini dikhususkan untuk ibu rumah tangga yang sering bingung jika dihadapkan pada pertanyaan makan apa kita hari ini, sahur apa ya, buka puasa pakai apa ya. Nah kalau pakai ini, insyaAllah tetap bingung lol *ngga membantu cih!*, tapi setidaknya, ada satu waktu dimana satu keluarga bisa rembukan bareng, buka-buka buku atau resep online dan tulis menunya di sini. Ya kaan. Semoga membantu yaa.




Silakan download di sini.

Meal planner ini diprint di kertas A4. Untuk sebulan penuh, diperlukan 4-5 kertas ya, karena dalam satu kertas terdapat 7 hari dalam seminggu. Nah, di bawah nama hari ada kotak kosong yang bisa diisi dengan tanggal, bisa tanggal Ramadhannya, bisa tanggal masehinya.
Kemudian di kotak-kotak besar sebelah hari dan tanggal adalah menu makanannya. dimulai dengan menu sahur, kemudian menu berbuka (ifthar), dan terakhir adalah menu makan malam.

Baca juga: Everyday Meal Planner, Grocery & Household shopping List

Selesaai. Have a nice Ramadhan ahead!
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar





Assalamualaikum!

Sebenarnya postingan ini sudah pernah ada di tumblr blog saya. Tapi sepertinya belakangan, pemerintah Indonesia memblokir platform Tumblr karena adanya konten pornografi or whatever lah ya itu. Heran aja sih ya padahal saya tahunya kalau Tumblr dipakai untuk media curcol mendalam nan puitis sama anak-anak abege ke atas. Syedih ya ga ada yang berbekas dari kenangan curcol itu.

Omong-omong, jadi ini adalah postingan tentang Jurnal Pertamaku. Untuk yang belum tahu, Jurnal ini adalah dokumentasi anak usia 0 sampai 12 bulan. Awalnya ini dibuat untuk dokumentasi Ghazi. Tapi ternyata, banyak yang minat, banyak yang ikut download, bahkan beli bukunya, juga yang bantu menjualkan. MasyaAllah. Sudah dua tahun dari awal saya buat jurnal ini. Sekarang tidak saya restock, dan mau menghabiskan stock yang ada di rumah saja.










Untuk yang mau beli versi cetaknya, bisa langsung klik ke tautan ini . insyaAllah kualitas bagus.

Spesifikasi bukunya:
- 60 halaman ukuran A5
- Halaman kertas artcarton 260gr, full color bolak balik
- Hardcover finishing doff
- Dijilid ring kawat
- Berat 1 buku : 350 g

KONTEN BUKU:
- Kumpulan foto bayi selama 1 tahun
- Data kelahiran bayi
- Cap tangan dan kaki bayi saat lahir
- Data orangtua
- Silsilah keluarga
- Grafik perkembangan lingkar kepala, berat badan, dan panjang badan bayi menurut WHO
- Jadwal imunisasi anak
- Tabel pertumbuhan gigi susu
- Rekam medik bayi
- Menu MPASI per bulan (6-12 bulan)
- Resep MPASI
- 20 Kata pertama yang diucapkan bayi
- Pengalaman-pengalaman pertama bayi
- Cerita perkembangan bayi dari bulan ke bulan (1-12 bulan)
- Penggambaran perasaan bayi
- Surat dari Ayah dan ibu

BONUS:
- Fakta, tahap-tahap perkembangan bayi dari lahir hingga 12 bulan.
- Catatan untuk orangtua dalam mengasuh bayi menurut pandangan islam dan kesehatan
- 3 halaman kosong untuk mengisi catatan lainnya tentang bayi

Ataau, kalau hobi gratisan kayak saya, dan mau cetak sendiri hehehe, bisa langsung download ke sini jangan lupa baca dulu petunjuknya ya sebelum mencetak 😁

Saya rencana mau buat buku lagi tapi belum kepikiran enaknya apa ya. Atauu, ada yang mau kolaborasi? *ngarep bangeeet wkwk*
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About me




Rachmah Fitrie Inayah

Assalamu'alaikum! Halo! Blog ini adalah lanjutan dari blog saya di Tumblr. Blog ini berisi kehidupan saya selama menikah, memiliki anak, dan rencana ke depan saya. Selamat menikmati :)

loading...

Tumblr Blog

  • Horehorere

Popular Posts

  • Tips Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas
    Belakangan ini lagi ramai nih di kalangan ibu-ibu di instagram terutama yaa (saya sih liatnya di situ), sharing tentang cara menyimpa...
  • Preschool di Rumah
    Jadi ibu rumah tangga itu sama kayak wirausaha, harus banyak idenya. Sekali ngga ada ide, jreng. Udah deh kebanyakan leyeh-leyeh di r...
  • #Modyarhood : Berbagi Tugas dengan Suami
    Ehem. Jadi sekarang saya ikutan tema bulanannya #Modyarhood sekalian meramaikan blog ini yang isinya berniat seminggu sekali tapi ber...
  • Ramadhan Activity Pack Vol. 1 [FREEBIES]
    Wah wah wah sungguh! Ramadhan membuatku jadi lebih produktif! Alhamdulillah.. Itu sekarang, ngga tahu nanti lol. Semoga ngga ja...

Pengikut

Categories

  • Art
  • Buku
  • Daily life
  • Freebies
  • Ghazi
  • Haji
  • irt lyfe
  • menikah
  • ntms
  • Opini
  • Preschool
  • Ramadhan
  • Resep
  • Review
  • Techno
  • Vitamin Hati

Arsip Blog

  • ▼  2019 (4)
    • ▼  Agustus (1)
      • Tentang Haji Reguler dan Alur Pendaftaran
    • ►  Juni (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (13)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (4)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)

A Part Of

Blogger Perempuan
indonesian hjab blogger
Live Traffic Feed
loading...

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates